Alasan Penyebab Kalahnya Spurs. San Antonio Spurs menelan kekalahan mengecewakan 114-127 dari Utah Jazz pada 27 Desember 2025 di kandang sendiri, mengakhiri winning streak delapan pertandingan mereka. Kekalahan ini jadi yang pertama melawan tim di bawah .500 musim ini, setelah sebelumnya tak terkalahkan 13 kali lawan tim semacam itu. Lauri Markkanen dan Keyonte George jadi bintang Jazz dengan masing-masing 29 dan 28 poin, sementara Spurs tampak kehilangan intensitas setelah euforia mengalahkan Thunder tiga kali berturut-turut. Hasil ini jadi pengingat keras bahwa tim masih perlu konsistensi lebih tinggi. INFO CASINO
Kurangnya Intensitas dan Mentalitas: Alasan Penyebab Kalahnya Spurs
Spurs masuk laga dengan sikap terlalu santai, seperti diakui Keldon Johnson yang bilang tim “tiptoed into the game” dan tak pantas menang. Setelah intensitas tinggi lawan Thunder, mereka terlihat lelah mental dan fisik, gagal jaga standar internal. Jazz manfaatkan ini dengan run besar 36-12 di kuarter kedua, balikkan defisit jadi keunggulan. Spurs sempat comeback di kuarter keempat, tapi tak cukup karena kurang agresivitas sejak awal. Ini jadi humbling loss, bukti bahwa euforia kemenangan besar bisa jadi jebakan jika tak langsung reset fokus.
Absennya De’Aaron Fox dan Dampaknya: Alasan Penyebab Kalahnya Spurs
De’Aaron Fox absen karena adductor tightness, pertama kalinya di Desember, dan Spurs kesulitan atur serangan tanpa playmaker utama itu. Organisasi bola jadi kurang lancar, turnover meningkat, dan peluang hilang karena tak ada yang ciptakan tempo cepat seperti biasa. Pemain pengganti seperti Dylan Harper dan Julian Champagnie coba isi, tapi tak cukup gantikan visi dan scoring Fox. Absen ini perparah masalah, karena Fox sering jadi pembeda di laga ketat. Tim terlihat kurang variatif tanpa dia, terutama saat Jazz panas dari luar.
Performa Shooting Jazz yang Panas
Jazz tampil on fire, terutama dari three-point line dengan persentase tinggi hampir 50 persen di beberapa periode. Markkanen dan George gabung 57 poin, sering dapat open look karena pertahanan Spurs lambat rotasi. Spurs gagal string together stops, biarkan Jazz bangun momentum dan pertahankan lead di akhir. Meski Victor Wembanyama cetak 32 poin plus lima block saat kembali starter, tim kesulitan bendung serangan lawan yang merata. Ini tunjukkan pertahanan Spurs masih rentan saat lawan panas, terutama setelah jadwal intens.
Kesimpulan
Kekalahan Spurs dari Jazz disebabkan kombinasi kurang intensitas pasca euforia, absen Fox yang ganggu serangan, dan shooting panas lawan yang tak terbendung. Ini jadi pelajaran berharga di akhir 2025, bahwa tak ada lawan mudah meski rekor bagus. Tim tetap di posisi kuat Barat, tapi perlu introspeksi cepat agar tak ulangi kesalahan serupa. Dengan Wembanyama semakin fit dan Fox segera kembali, Spurs punya potensi bangkit lebih kuat di paruh kedua musim. Kekalahan ini bisa jadi katalisator untuk maturitas lebih lanjut.