Kevin Durant Takut Jokic Alami Cedera Seperti Dirinya

kevin-durant-takut-jokic-alami-cedera-seperti-dirinya

Kevin Durant Takut Jokic Alami Cedera Seperti Dirinya. Kevin Durant baru saja menyampaikan kekhawatirannya terkait cedera lutut Nikola Jokic di awal Januari 2026. Bintang Houston Rockets ini mengaku pernah mengalami hal serupa, dan tak ingin Jokic mendapat label buruk seperti yang menimpa dirinya dulu. Cedera hyperextension lutut kiri Jokic terjadi saat melawan Miami Heat, membuatnya absen sekitar empat pekan. Komentar Durant ini muncul usai pertandingan Rockets, menunjukkan empati mendalam dari salah satu scorer terbaik liga terhadap superstar Denver Nuggets. INFO SLOT

Pernyataan Durant Pasca-Pertandingan: Kevin Durant Takut Jokic Alami Cedera Seperti Dirinya

Durant blak-blakan saat berbicara usai kemenangan Rockets atas Nets. Ia menyebut cedera Jokic sebagai freak injury yang sulit dicegah, mirip dengan apa yang dialaminya dua kali sebelumnya. “Kamu bisa lakukan segala persiapan, tapi kalau ada yang jatuh ke lututmu, itu sulit,” katanya. Durant lega mendengar Jokic hanya absen empat pekan tanpa kerusakan ligamen serius. Baginya, ini bukan indikasi Jokic rawan cedera, melainkan nasib buruk belaka. Pernyataan ini mencerminkan pengertian Durant sebagai pemain yang sering diuji cedera, sekaligus dukungan untuk Jokic yang sedang di puncak performa.

Pengalaman Cedera Serupa Durant: Kevin Durant Takut Jokic Alami Cedera Seperti Dirinya

Durant memang punya sejarah cedera lutut akibat kontak tak terduga. Pertama pada 2022, saat rekan setimnya terjatuh ke lutut kiri, menyebabkan sprain MCL dan absen 21 pertandingan. Kedua pada 2023, di lapangan yang sama dengan cedera Jokic, ketika lawan jatuh ke lutut kanannya, lagi-lagi sprain ligamen dan absen panjang. Pengalaman ini membuat Durant sensitif terhadap narasi “injury prone” yang melekat padanya pasca-cedera tersebut. Ia tak ingin hal serupa terjadi pada Jokic, yang selama ini dikenal tangguh dan jarang absen. Durant menekankan bahwa cedera seperti ini murni faktor eksternal, bukan karena kurang persiapan fisik.

Dampak Cedera bagi Jokic dan Nuggets

Cedera Jokic datang di saat Nuggets sedang kompetitif, dengan sang center lagi tampil MVP level. Hyperextension terjadi saat rekan setim menginjak kakinya saat bertahan, membuat lutut tertekuk tidak wajar. Meski diagnosis positif—hanya memar tulang dan hyperextension—absennya Jokic tetap jadi pukulan. Nuggets langsung terasa penurunannya di beberapa laga awal tahun. Durant, yang menghargai kontribusi Jokic bagi liga, bilang pemain sekaliber itu harus selalu ada di lapangan. Kekhawatiran Durant juga soal bagaimana publik cepat memberi label, yang bisa memengaruhi persepsi terhadap karier Jokic ke depan.

Kesimpulan

Kekhawatiran Kevin Durant terhadap cedera Jokic menunjukkan sisi humanis dari persaingan ketat di liga. Durant tak ingin Jokic mengalami nasib serupa, dilabeli rawan cedera hanya karena insiden tak terkontrol. Dengan pemulihan yang diprediksi cepat, Jokic punya peluang kembali dominan tanpa beban narasi negatif. Komentar ini juga reminder bahwa cedera freak bisa menimpa siapa saja, bahkan pemain terbaik. Ke depan, dukungan seperti dari Durant bisa jadi motivasi ekstra bagi Jokic saat kembali memperkuat Nuggets di musim 2025-2026 yang masih panjang.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *