LeBron Kembali Buat Sejarah Saat Kalahkan Grizzlies. LeBron James kembali mencatatkan sejarah saat Los Angeles Lakers mengalahkan Memphis Grizzlies 128-121 pada 2 Januari 2026 di Crypto.com Arena. Di usia 41 tahun, LeBron menjadi pemain tertua dalam sejarah NBA yang mencetak 30 poin atau lebih dalam tiga pertandingan beruntun, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Kareem Abdul-Jabbar. Dengan 31 poin, 9 rebound, dan 6 assist, LeBron memimpin Lakers bangkit dari run besar Grizzlies di kuarter kedua, sekaligus membantu tim meraih kemenangan penting di awal tahun baru. Duetnya dengan Luka Doncic yang menyumbang 34 poin jadi kunci dominasi tuan rumah. INFO SLOT
Milestone Bersejarah LeBron: LeBron Kembali Buat Sejarah Saat Kalahkan Grizzlies
Pencapaian LeBron kali ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa. Tiga laga beruntun dengan 30+ poin di usia 41 tahun merupakan rekor baru, mengalahkan Kareem yang melakukannya di usia 40. LeBron tampil efisien dengan 12 dari 18 tembakan masuk, termasuk dominasi di paint meski tembakan tiga poinnya hanya 1 dari 5. Di kuarter keempat, ia mencetak 10 poin krusial, termasuk drive dan layup yang mematahkan momentum Grizzlies saat skor sempat mendekat. Milestone ini datang tepat setelah ulang tahunnya ke-41, membuktikan bahwa dedikasi dan perawatan tubuhnya masih membuatnya kompetitif di level tertinggi, bahkan di musim ke-23.
Jalannya Pertandingan: LeBron Kembali Buat Sejarah Saat Kalahkan Grizzlies
Laga berlangsung sengit sejak awal. Lakers memimpin nyaman di kuarter pertama, tapi Grizzlies balas dengan run 18-0 di kuarter kedua yang buat skor berbalik. LeBron dan Doncic langsung respons dengan serangan bertubi, membawa Lakers unggul 66-60 saat jeda. Di babak kedua, tuan rumah semakin dominan dengan shooting 57,7 persen dari lapangan dan keunggulan rebound. Kontribusi bench seperti Jaxson Hayes dengan 12 poin dan Jake LaRavia juga penting. Grizzlies sempat mendekat berkat Jaren Jackson Jr. yang cetak 25 poin, tapi LeBron dan Doncic tutup laga dengan clutch play, termasuk assist dan bucket di menit-menit akhir. Kemenangan ini jadi yang kedua Lakers dari tiga laga terakhir, suntikan moral setelah tren buruk akhir 2025.
Dampak bagi Lakers dan LeBron
Kemenangan ini naikkan rekor Lakers jadi 21-11, pertahankan posisi kelima Konferensi Barat meski ada absen pemain seperti Austin Reaves. Bagi LeBron, rekor baru ini tambah daftar panjang pencapaiannya, termasuk all-time leading scorer dan multiple champion. Ia juga jadi contoh bagi generasi muda seperti Doncic, dengan chemistry semakin solid di lapangan. Pelatih JJ Redick sebut LeBron “phenomenal” karena takeover di momen krusial, sementara LeBron sendiri tetap rendah hati, fokus pada tim. Milestone ini jadi reminder bahwa LeBron masih punya banyak untuk ditawarkan, terutama di musim yang penuh tantangan cedera dan persaingan ketat.
Kesimpulan
LeBron James kembali buat sejarah dengan jadi pemain tertua yang cetak 30+ poin tiga laga beruntun saat Lakers kalahkan Grizzlies 128-121. Performa efisiennya di usia 41 tahun, ditambah duet apik dengan Doncic, jadi kunci kemenangan penting di awal 2026. Rekor ini tak hanya tambah legacy LeBron, tapi juga motivasi bagi Lakers untuk naik lebih tinggi di klasemen Barat. Di tengah musim panjang, LeBron buktikan umur hanyalah angka, dan ia tetap jadi pilar utama tim. Kemenangan ini jadi pembuka tahun yang positif, dengan harapan lebih banyak milestone dan kesuksesan ke depan. LeBron terus inspirasi dunia basket dengan ketangguhannya yang tak lekang waktu.