Motivasi Yabusele Dapat Bertahan di NBA

motivasi-yabusele-dapat-bertahan-di-nba

Motivasi Yabusele Dapat Bertahan di NBA. Guerschon Yabusele, forward Prancis yang kini membela New York Knicks, baru-baru ini membagikan alasan mendalam di balik tekadnya bertahan di NBA. Pada awal Januari 2026, dalam sebuah wawancara, pemain berusia 30 tahun ini mengakui bahwa situasi sulit dengan menit bermain terbatas tidak membuatnya goyah. Motivasi utamanya adalah manfaat jangka panjang yang ditawarkan liga, terutama pensiun seumur hidup dan asuransi kesehatan untuk dirinya serta keluarga. Ini jadi sorotan karena Yabusele memilih prioritas masa depan di atas peran besar di lapangan. INFO SLOT

Perjalanan Karier Yabusele di NBA: Motivasi Yabusele Dapat Bertahan di NBA

Yabusele memulai di NBA pada 2016 setelah dipilih Boston Celtics di posisi 16 draft. Ia bermain dua musim sebelum pindah ke China dan Eropa, di mana ia sukses besar bersama Real Madrid dengan gelar EuroLeague. Comeback-nya dipicu performa gemilang di Olimpiade Paris 2024, yang membawa kontrak dengan Philadelphia 76ers. Musim lalu, ia tampil impresif dengan rata-rata 11 poin dan 5,6 rebound.

Musim panas 2025, ia pindah ke Knicks dengan kontrak dua tahun plus opsi pemain. Saat ini, musim keempatnya, perannya mengecil menjadi sekitar 10 menit per laga dengan kontribusi poin rendah. Meski begitu, Yabusele kemungkinan besar akan ambil opsi untuk musim kelima, demi capai target pribadi yang lebih besar daripada statistik harian.

Manfaat Jangka Panjang yang Jadi Motivasi Utama: Motivasi Yabusele Dapat Bertahan di NBA

Yabusele jelaskan secara detail keuntungan bermain lama di NBA. Setelah tiga musim, pemain dapat pensiun bulanan seumur hidup. Empat musim beri asuransi kesehatan pribadi permanen. Yang paling penting baginya, lima musim perluas perlindungan itu ke seluruh keluarga.

“Saya ingin main lima tahun di sini agar keluarga bisa dapat manfaat kesehatan seumur hidup. Kita tak tahu apa yang akan terjadi di hidup,” katanya. Ini jadi pendorong meski situasi sulit, dengan kritik dan menit minim. Motivasi keluarga ini buat Yabusele tolak opsi kembali ke Eropa, di mana ia bisa dapat peran lebih besar tapi tanpa jaminan serupa.

Tantangan Saat Ini dan Tekad Kuat

Di Knicks, Yabusele hadapi rotasi ketat dan performa naik-turun. Ia akui “sulit” menghadapi kritik, tapi tetap profesional. Wawancara ini tunjukkan ketangguhan mentalnya, di mana prioritas keluarga jauh di atas ego lapangan. Kontraknya beri fleksibilitas untuk musim kelima, dan semua tanda tunjuk ia akan ambil itu.

Ini bukan sekadar uang, tapi stabilitas jangka panjang yang jarang ada di liga lain. Yabusele buktikan bahwa di NBA, ada alasan lebih dalam untuk bertahan meski tak selalu jadi bintang utama.

Kesimpulan

Motivasi Guerschon Yabusele bertahan di NBA sungguh inspiratif, berpusat pada jaminan pensiun dan kesehatan seumur hidup untuk keluarga setelah lima musim. Dari perjuangan awal hingga situasi sulit di Knicks, ia pilih visi jauh ke depan daripada kemudahan jangka pendek. Pernyataan jujurnya ingatkan bahwa di balik persaingan keras, ada sisi manusiawi yang mendorong pemain terus maju. Dengan satu musim lagi, target itu semakin dekat, dan Yabusele siap bayar harga demi orang tercinta. Kisah ini jadi contoh nyata prioritas di dunia olahraga profesional.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *