Jason Kidd Buka Suara Tentang Cedera Anthony Davis. Jason Kidd, pelatih kepala Los Angeles Lakers, angkat bicara secara terbuka mengenai cedera adductor strain grade 2 yang dialami Anthony Davis pada 11 Januari 2026, yang membuat big man berusia 32 tahun itu harus absen selama enam hingga delapan pekan; dalam konferensi pers pasca-laga keesokan harinya, Kidd menyatakan bahwa tim sudah mempersiapkan skenario tanpa Davis sejak awal musim karena riwayat cedera pemain tersebut, meskipun ia mengakui kehilangan Davis tetap menjadi pukulan berat bagi pertahanan dan serangan tim, Kidd menekankan pendekatan hati-hati dalam proses pemulihan agar Davis bisa kembali sepenuhnya tanpa risiko cedera ulang, pernyataan ini muncul di saat Lakers sedang berjuang mempertahankan posisi playoff Barat dengan rekor yang masih kompetitif tapi rentan tanpa kontribusi besar dari Davis. TIPS MASAK
Pernyataan Lengkap Jason Kidd: Jason Kidd Buka Suara Tentang Cedera Anthony Davis
Jason Kidd tidak banyak bertele-tele saat ditanya soal kondisi Anthony Davis; ia langsung menyatakan bahwa cedera itu terjadi karena mendarat canggung setelah blok di kuarter ketiga, dan hasil MRI menunjukkan robekan parsial pada otot adductor kanan tanpa kerusakan ligamen, Kidd menjelaskan bahwa tim medis memilih protokol konservatif dengan istirahat total selama dua minggu pertama, diikuti terapi fisik progresif dan evaluasi mingguan, ia menambahkan bahwa Davis sangat kooperatif dan termotivasi untuk kembali lebih kuat, Kidd juga menyinggung bahwa absennya Davis bukan akhir dunia karena skuad punya kedalaman yang cukup, meskipun ia jujur mengakui bahwa pertahanan rim dan rebounding akan terdampak signifikan, pernyataan ini terdengar tenang tapi realistis, menunjukkan bahwa Kidd tidak ingin memberi harapan palsu kepada suporter sambil tetap menjaga semangat tim di ruang ganti.
Strategi Tim Tanpa Anthony Davis: Jason Kidd Buka Suara Tentang Cedera Anthony Davis
Kidd menjelaskan rencana jangka pendek untuk menutupi kekosongan Davis selama periode absen; ia berencana menggunakan lebih banyak formasi small-ball dengan memainkan forward serba bisa sebagai center cadangan, menambah volume pick-and-roll untuk mengimbangi kehilangan opsi post-up, serta mengandalkan guard dan wing untuk menciptakan spacing lebih lebar, Kidd menyoroti pentingnya transisi defense yang lebih cepat dan rebounding kolektif agar tim tidak kehilangan terlalu banyak possession, ia juga menyebut bahwa latihan akan fokus pada komunikasi dan switching agar pertahanan tetap solid tanpa rim protector utama, meskipun catatan Lakers tanpa Davis musim ini menurun drastis, Kidd optimis bahwa pemain lain bisa naik level dan menunjukkan karakter tim, pernyataan ini sekaligus menjadi pesan kepada skuad bahwa ini saatnya semua orang mengambil tanggung jawab lebih besar.
Dampak terhadap Posisi Lakers di Klasemen
Cedera Anthony Davis datang di saat Lakers sedang dalam fase krusial musim reguler; tim berada di peringkat enam Barat dengan selisih tipis dari tim-tim di bawahnya, dan absen delapan pekan berarti Lakers harus melewati sekitar 20-22 pertandingan tanpa pemain terbaik mereka, Kidd mengakui bahwa periode ini akan menjadi ujian besar bagi kedalaman skuad dan kemampuan adaptasi, tapi ia menolak anggapan bahwa musim sudah berakhir, ia menargetkan agar tim tetap berada di zona playoff dengan memaksimalkan laga kandang dan mengelola jadwal dengan baik, Kidd juga menyatakan bahwa kembalinya Davis di akhir Maret atau awal April akan tepat waktu untuk memasuki fase akhir reguler dan playoff, asalkan pemulihan berjalan sesuai rencana, pernyataan ini memberikan harapan sekaligus realisme bahwa Lakers masih punya peluang asalkan semua pemain tetap fokus dan sehat.
Kesimpulan
Jason Kidd membuka suara dengan cara yang jujur dan tenang mengenai cedera Anthony Davis, menegaskan bahwa tim sudah siap menghadapi tantangan ini meskipun kehilangan pemain kunci seperti Davis bukan hal mudah; dengan rencana pemulihan yang hati-hati dan strategi penyesuaian rotasi yang matang, Kidd berharap Lakers bisa bertahan di zona playoff hingga Davis kembali, pernyataan ini tidak hanya menunjukkan kepemimpinan yang realistis tapi juga kepercayaan penuh pada kemampuan skuad secara keseluruhan, kini semua mata tertuju pada performa tim di laga-laga mendatang di mana mereka harus membuktikan bahwa absennya Davis tidak membuat musim ini berakhir sia-sia, semoga pemulihan berjalan lancar dan Lakers bisa kembali kuat di akhir musim.