Pelita Jaya Hancurkan Rans 105-78 dan Menjadi Puncak IBL

Pelita Jaya Hancurkan Rans 105-78 dan Menjadi Puncak IBL

Pelita Jaya Hancurkan Rans 105-78 dan Menjadi Puncak IBL. Pelita Jaya Energi Mega Persada menutup pekan keenam Indonesian Basketball League (IBL) GoPay musim 2025/26 dengan kemenangan telak 105–78 atas Rans Pikachu pada 26 Januari malam di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Hasil ini langsung mengantarkan Pelita Jaya ke puncak klasemen sementara dengan rekor 15–3, unggul dua kemenangan dari Dewa United (13–5) dan tiga kemenangan dari Satria Muda Pertamina (12–6). Dominasi malam itu terlihat jelas sejak kuarter pertama, di mana Pelita Jaya langsung membuka jarak besar dan tidak pernah membiarkan Rans Pikachu mendekat. Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat bahwa Pelita Jaya bukan hanya pemimpin sementara, tapi tim yang paling siap merebut gelar juara musim ini. BERITA OLAHRAGA

Jalannya Pertandingan yang Didominasi Pelita Jaya: Pelita Jaya Hancurkan Rans 105-78 dan Menjadi Puncak IBL

Laga dimulai dengan tempo tinggi. Pelita Jaya langsung menguasai permainan sejak kuarter pertama, membuka skor 28–16 berkat tembakan luar akurat Anthony Beane Jr dan penetrasi tajam Abraham Damar Grahita. Rans Pikachu sempat membalas di Q2 dengan permainan fisik di paint melalui import mereka, tapi Pelita Jaya menutup babak pertama dengan selisih 18 poin (54–36) setelah run 12–2 yang dipimpin Beane dan Grahita. Di kuarter ketiga, Pelita Jaya semakin menjauh. Mereka membuka jarak hingga 30 poin (82–52) berkat defense rapat dan transisi cepat. Rans Pikachu hanya mampu menambah 16 poin di periode itu. Di Q4, Pelita Jaya tetap agresif meski sudah unggul besar, sementara Rans Pikachu hanya bisa menambah 26 poin. Skor akhir 105–78. Pelita Jaya unggul di paint points (52–38), three-point shooting (13-29 vs 7-26), dan turnover lawan yang dikonversi jadi 22 poin.

Performa Pemain Kunci Pelita Jaya: Pelita Jaya Hancurkan Rans 105-78 dan Menjadi Puncak IBL

Anthony Beane Jr jadi top scorer malam itu dengan 31 poin, 9 assist, dan 6 rebound. Ia sangat dominan di mid-range dan fast-break, sekaligus menjadi playmaker utama di lini belakang. Abraham Damar Grahita menyumbang 25 poin dan 8 assist dengan akurasi tembakan luar yang akurat (6-10 3PT). Di paint, import Pelita Jaya mendominasi rebound dengan 14 poin dan 12 rebound, sementara pemain lokal seperti Daniel Wenas menambah 16 poin dan 8 rebound. Rotasi bench Pelita Jaya sangat dalam—mereka unggul di bench scoring 34–18, menunjukkan kekuatan skuad yang merata. Pelatih Pelita Jaya bilang “kami main dengan fokus dan disiplin sepanjang 40 menit—itu kunci kemenangan besar malam ini”. Pelita Jaya juga unggul di defensive rebound (36–24) dan memaksa Rans Pikachu turnover 19 kali—angka yang sangat tinggi untuk laga selevel ini.

Dampak bagi Klasemen dan Prospek Kedua Tim

Kemenangan ini membuat Pelita Jaya resmi memimpin klasemen dengan rekor 15–3, unggul dua kemenangan dari Dewa United dan tiga dari Satria Muda. Mereka juga memperpanjang rekor kandang menjadi 9–0 di GOR Soemantri Brodjonegoro—benteng yang hampir tak tertembus musim ini. Head-to-head melawan tim papan atas juga sangat positif: 2–0 lawan Dewa United dan 3–1 lawan Satria Muda. Rans Pikachu turun ke rekor 9–9 dan berada di peringkat 8 klasemen—mereka semakin dekat dengan zona playoff bubble. Kekalahan ini jadi pengingat bahwa meski punya import berkualitas, Rans masih kesulitan menjaga konsistensi di laga tandang melawan tim papan atas. Prospek ke depan: Pelita Jaya akan hadapi Satria Muda dan Dewa United dalam dua minggu ke depan, sementara Rans lawan Bogor Hornbills dan Rajawali Medan—dua laga yang akan menentukan nasib mereka di sisa musim.

Kesimpulan

Pelita Jaya kembali menunjukkan dominasi dengan kemenangan telak 105–78 atas Rans Pikachu pada 26 Januari 2026. Performa Anthony Beane Jr dan Abraham Damar Grahita jadi kunci, sementara defense rapat dan bench scoring yang dalam membuktikan kekuatan skuad yang merata. Kemenangan ini mengantarkan Pelita Jaya ke puncak klasemen dan memperkuat posisi mereka sebagai kandidat utama juara musim ini. Rans Pikachu harus segera introspeksi agar tidak semakin terpuruk. Musim IBL 2025/26 semakin panas—duel tim papan atas seperti ini yang membuat liga tetap menarik. Pekan depan akan semakin seru—pantau terus klasemen dan performa Pelita Jaya yang sedang on fire. Tim ini membuktikan bahwa dengan chemistry solid dan eksekusi tepat, tahta puncak klasemen bisa dipertahankan hingga akhir musim.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *