Timnas Basket Indonesia Latihan Intens Asian Cup. Timnas basket Indonesia sedang menjalani persiapan intensif menjelang FIBA Asia Cup 2025 yang akan digelar pada Februari 2025 di Arab Saudi. Pada 23 Januari 2026, skuad Garuda yang dipimpin pelatih asal Amerika Serikat, Justin Melvin, kembali menggelar latihan fisik dan taktikal di GOR POPKI, Jakarta. Latihan ini fokus pada conditioning, defensive rotation, dan simulasi pertandingan melawan tim dengan gaya permainan serupa lawan di grup. Dengan target lolos ke perempat final dan memperbaiki peringkat Asia, timnas yang dipimpin Andakara Prastawa dan Marques Bolden sedang bekerja keras untuk membangun chemistry dan ketahanan fisik. Semangat skuad terlihat tinggi meski jadwal latihan padat menjelang keberangkatan. BERITA OLAHRAGA
Komposisi Skuad dan Pemain Kunci Timnas Basket Indonesia
Timnas Indonesia membawa 14 pemain inti ke pemusatan latihan. Andakara Prastawa tetap menjadi kapten dan motor serangan dengan kemampuan playmaking dan shooting luar yang konsisten. Marques Bolden (naturalisasi) jadi tulang punggung di paint dengan post play dan rebounding yang dominan. Pemain lokal lain seperti Abraham Damar Grahita, Daniel Salamena, dan Agassi Goantara diharapkan beri kontribusi besar di perimeter dan defense. Dari roster, ada tiga naturalisasi yang sudah resmi: Marques Bolden (center), Jordan Adams (forward), dan Anthony Beane Jr. (guard). Ketiganya sudah terintegrasi baik dalam latihan dan diharapkan jadi pembeda di laga-laga sulit. Pelatih Justin Melvin juga memanggil beberapa pemain muda seperti Arlan Hamzah dan Le’Bryan Nash untuk tambah kedalaman. Latihan intens pagi ini fokus pada pick-and-roll defense dan fast-break offense—dua area yang jadi kelemahan di Asian Games lalu. Melvin bilang skuad ini punya potensi besar kalau bisa main dengan tempo tinggi dan defense agresif.
Jadwal Persiapan dan Target Timnas Basket Indonesia di Asian Cup
Timnas dijadwalkan latihan hingga 28 Januari sebelum terbang ke Arab Saudi pada 30 Januari. Di sana mereka akan lakukan dua laga uji coba melawan tim lokal dan satu tim Asia lain sebelum babak grup dimulai 15 Februari. Indonesia berada di Grup C bersama Jepang, Filipina, dan Lebanon—grup yang tergolong berat. Target realistis timnas adalah finis di posisi 2 atau 3 grup untuk lolos ke perempat final, lalu berjuang masuk 8 besar Asia. Latihan intens ini juga jadi ajang evaluasi akhir sebelum daftar 12 pemain resmi dikirim ke FIBA. Melvin tekankan pentingnya fisik dan mental—latihan pagi fisik berat, sore taktikal, malam recovery dan video session. Pemain bilang suasana tim sangat solid, dengan komunikasi yang baik antar lokal dan naturalisasi. Andakara Prastawa bilang “kami tahu grup berat, tapi kami siap kasih perlawanan maksimal”.
Dukungan dan Ekspektasi Publik
Publik basket Indonesia menunjukkan dukungan besar. Tiket uji coba melawan tim undangan di Jakarta habis dalam waktu singkat, dan hashtag #GarudaMuda serta #AsianCup2025 ramai di media sosial. Banyak fans berharap timnas bisa lolos fase grup dan beri kejutan di perempat final, terutama setelah prestasi di SEA Games dan Asian Games. Pelatih Melvin dan manajemen PP Perbasi juga tingkatkan komunikasi dengan fans melalui update latihan di Instagram resmi. Harapan besar ada pada naturalisasi yang sudah adaptasi baik dan pemain lokal yang semakin matang. Jika bisa main dengan tempo tinggi dan defense solid, Indonesia punya peluang nyata untuk finis lebih baik dari Asian Cup 2021 (peringkat 13).
Kesimpulan
Timnas basket Indonesia sedang menjalani latihan intens yang sangat fokus menjelang Asian Cup 2025. Dengan skuad yang seimbang antara pemain lokal berpengalaman dan naturalisasi berkualitas, serta chemistry yang semakin solid, Garuda punya modal kuat untuk bersaing di grup berat. Kemenangan-kemenangan uji coba dan performa konsisten di latihan jadi sinyal positif bahwa tim ini siap bertarung. Dukungan fans yang besar juga jadi energi tambahan. Asian Cup 2025 bukan hanya soal hasil, tapi juga membuktikan bahwa basket Indonesia terus berkembang. Semoga latihan keras ini berbuah manis di Arab Saudi nanti. Ayo Garuda—tunjukkan taringmu di Asia!