Trade: De’Andre Hunter ke Kings dari Cavaliers. Cleveland Cavaliers dan Sacramento Kings resmi menyelesaikan perdagangan yang melibatkan forward De’Andre Hunter. Dalam kesepakatan yang diumumkan pada akhir Januari 2026, Hunter dikirim ke Sacramento Kings, sementara Cavaliers menerima paket yang mencakup aset masa depan dan pemain pendukung. Trade ini menjadi salah satu gerakan penting di tengah musim reguler 2025-2026, terutama karena Hunter dikenal sebagai wing defender berkualitas tinggi yang bisa langsung berkontribusi bagi tim papan atas Wilayah Barat. Bagi Kings, langkah ini memperkuat rotasi depan dan menambah opsi pertahanan perimeter, sementara Cavaliers tampaknya mulai menyesuaikan roster menjelang deadline trade dengan mempertimbangkan fleksibilitas jangka panjang. REVIEW WISATA
Detail Perdagangan dan Alasan Kedua Pihak: Trade: De’Andre Hunter ke Kings dari Cavaliers
Cleveland Cavaliers mengirimkan De’Andre Hunter ke Sacramento Kings. Sebagai imbalannya, Cavaliers menerima kombinasi yang mencakup pick putaran kedua masa depan serta kontrak pemain pendukung yang membantu menyesuaikan angka gaji. Meski detail pastinya tidak selalu diumumkan secara lengkap, struktur perdagangan ini memungkinkan kedua tim tetap berada di bawah batas salary cap dan luxury tax tanpa masalah signifikan.
Bagi Kings, Hunter menjadi tambahan yang sangat masuk akal. Tim asuhan Mike Brown sedang menjalani musim yang kompetitif di papan atas Barat dan membutuhkan wing yang bisa bertahan melawan penyerang elit lawan. Hunter dikenal sebagai salah satu defender perimeter terbaik di posisinya—ia mampu menjaga 1 hingga 4 dengan baik, memiliki panjang lengan yang mengganggu, dan cukup mobile untuk switch di pick-and-roll. Di sisi ofensif, meski bukan pencetak poin utama, Hunter bisa memberikan spacing dengan tembakan tiga angka yang solid (sekitar 38-40% musim ini) serta finishing di cut dan transisi.
Cleveland sendiri tampaknya melihat trade ini sebagai langkah strategis untuk mengelola roster dan aset. Dengan Hunter yang memasuki tahun terakhir kontraknya sebelum menjadi free agent unrestricted, Cavaliers memilih untuk menukarnya ketimbang kehilangan dia tanpa imbalan di musim panas nanti. Langkah ini juga memberi ruang bagi pengembangan pemain muda di rotasi depan serta menambah amunisi pick untuk potensi deal besar di masa depan atau pada deadline trade berikutnya.
Dampak bagi Kings dan Performa Hunter: Trade: De’Andre Hunter ke Kings dari Cavaliers
De’Andre Hunter langsung menjadi upgrade nyata bagi Sacramento Kings di posisi small forward dan power forward cadangan. Kings yang sudah memiliki DeMar DeRozan, Kevin Huerter, serta pemain depan lain seperti Keegan Murray dan Trey Lyles kini punya opsi bertahan yang lebih tangguh. Hunter bisa mengisi menit-menit krusial melawan tim-tim yang mengandalkan wing scorer, sekaligus memberikan istirahat bagi starter tanpa mengorbankan intensitas pertahanan.
Secara statistik, Hunter musim ini rata-rata mencetak sekitar 15 poin dengan persentase tembakan yang efisien, ditambah kontribusi defensif yang konsisten. Ia juga memiliki pengalaman playoff yang cukup setelah tampil bersama Atlanta Hawks beberapa tahun lalu. Bagi pelatih Mike Brown—yang pernah bekerja dengan pemain bertipe serupa—Hunter adalah tipe pemain yang langsung cocok dengan sistem: pintar membaca permainan, tidak egois, dan sangat disiplin secara defensif.
Kings kini punya lineup yang lebih fleksibel dan dalam, terutama di sisi pertahanan perimeter yang selama ini menjadi salah satu kelemahan relatif dibandingkan tim-tim top Barat seperti OKC atau Denver. Dengan tambahan ini, Sacramento semakin serius mengejar posisi tinggi di playoff dan bahkan berpotensi mengganggu hierarki Wilayah Barat.
Kesimpulan
Perdagangan De’Andre Hunter ke Sacramento Kings dari Cleveland Cavaliers adalah langkah cerdas dari kedua belah pihak. Kings mendapatkan wing defender berkualitas tinggi yang langsung meningkatkan kemampuan bertahan dan fleksibilitas rotasi mereka, sementara Cavaliers mendapatkan aset masa depan serta menghindari risiko kehilangan pemain tanpa imbalan di free agency. Hunter sendiri mendapatkan kesempatan baru untuk berkontribusi di tim yang sedang naik daun dan punya peluang playoff nyata. Di tengah musim yang masih panjang, trade ini bisa menjadi salah satu keputusan yang berdampak besar menjelang postseason 2026. Bagi penggemar Kings, kedatangan Hunter terasa seperti puzzle yang pas—membuat tim ini semakin lengkap dan siap bersaing di level tertinggi Wilayah Barat.